Rabu, 04 Mei 2011

LITANI KERENDAHAN HATI

 LITANI KERENDAHAN HATI
oleh Kardinal Merry del Val

O Yesus! Yang lemah lembut dan rendah hati, dengarkanlah seruanku.
Dari hasrat untuk dihargai, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk dikasihi, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk dikagumi, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk dihormati, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk dipuji, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk diistimewakan, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk didengar, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari hasrat untuk diakui, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan dihina, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan direndahkan, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan dicela, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan difitnah, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan diabaikan, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan dilecehkan, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan diperlakukan tidak adil, bebaskanlah aku ya Yesus.
Dari rasa takut akan dicurigai, bebaskanlah aku ya Yesus.   

Semoga orang lain lebih dikasihi daripada aku, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga orang lain lebih dihargai daripada aku, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga dalam pandangan dunia, orang lain semakin tinggi dan aku semakin rendah, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga orang lain dipilih dan aku ditolak, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga orang lain dipuji dan aku diacuhkan, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga orang lain lebih diutamakan daripada aku dalam segala hal, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.
Semoga orang lain menjadi lebih kudus daripada aku, sementara aku berusaha menjadi kudus seperti yang seharusnya, Yesus, berilah aku rahmat untuk menginginkannya.

NOVENA SALAM MARIA bulan mei 2011

NOVENA SALAM MARIA
untuk lingkungan, keluarga atau pribadi
 Angela Merici Biblical Center dan Komis Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Bandung

Kata Pengantar

Doa Rosario
adalah salah satu doa favorit umat Katolik,
yang diucapkan secara pribadi,
dalam keluarga atau lingkungan.

Tak terbilang doa Salam Maria
Yang kita ucapkan setiap hari.
Begitu sering,
Sehingga kita tidak lagi sadar akan maknanya.

Dalam Novena singkat dan sederhana ini,
Kita mau menghayati kembali
Arti doa indah itu
Dengan menggali dari kitab suci.
Dengan lebih mendalami maknanya,
Doa kita akan semakin khusuk.

Novena ini bias diadakan sembilan hari
Atau sembilan minggu berturut – turut
Dan bias diulang, sebab kita tak pernah habis menggali kekayaannya.

Tujuan khusus Novena ini ialah
Mohon perdamaian dunia.

Damai mulai di dalam hati
dan terpancar ke lingkungan terdekat.

Semoga Novena ini membantu menciptakan damai itu
Yang kita rindukan bersama.

Maria, Ratu Damai, doakanlah kami.

 
Hari Pertama
                                                            SALAM MARIA
Pengantar
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, kita mulai dengan pertemuan pertama novena “Salam Maria”. Bersama Bunda Maria kita panjatkan syukur kepada Tuhan sebab Ia lebih dahulu mencintai dan menyapa kita.
Tanda Salib dan Salam
P          : Dalam nama Bapa ….
             Semoga Tuhan menganugerahkan damai sejahtera kepada kita.
U         : Sekarang dan selama-lamanya
Doa Pembukaan ( bersama-sama )
Bapa yang baik – pandanglah kami, anak-anak kesayangan-Mu – yang berkumpul dalam nama Yesus – bersama Maria, bunda-Nya dan bunda kami – Melalui malaikat Gabriel – Maria menerima salam dari surga. – Tolonglah kami saling bertegur sapa dengan ramah – dan mewujudkan dunia yang lebih damai – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.
Nyanyian : Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan : Luk 1:26-28 ( dibaca paling sedikit dua kali, perlahan )
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nasaret kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud. Nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata, “Salam Maria”.
Renungan singkat
“Salam” atau “syalom” artinya “damai”: hubungan atau relasi yang baik, serasi. Tiap hari dari pagi sampai malam kita berjumpa dengan banyak orang: orang tua, suami, istri, anak, pembantu, rekan, satpam, bawahan, atasan, sopir angkot, dll. Memberi salam “Selamat pagi / siang / sore / malam atau selamat dayang / jalan” adalah tanda perhatian, tanda hormat dan kasih, tanda saya mengharapkanyang terbaik buat dia, relasi penuh damai dengan diri sendiri, sesame, Tuhan. Alangkah indah dan damai rumah tangga, tempat kerja dan lingkungan apabila kita saling menyalami dengan ramah. Tidak sulit dan tidak mahal. Hanya perlu perhatian dan kasih.
Hening sejenak untuk mengulang-ulang dalam hati kata-kata “Salam Maria.”
Doa Rosario atau satu perpuluhan
Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat :
Mulai lebih dulu menyalami dengan ramah setiap orang yang saya jumpai.

Hari Kedua
                                                PENUH RAHMAT
Pengantar
Rahmat ialah pemberian Allah yang membuat kita berkenan pada-Nya. Tuhan selalu memberi dengan royal. Hati Maria seperti tanah yang baik di mana benih tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah limpah. Maka ia penuh rahmat.
Tanda Salib dan Salam
P :        Dalam nama Bapa …..
            Semoga kita dirahmati Tuhan
U :        Sekarang dan selama-lamanya.
Doa pembukaan ( bersama-sama)
Allah pencipta kami – Engkau menjadikan manusia menurut citra-Mu – dan memberinya rahmat untuk hidup baik dan berkenan pada-Mu. – Tolonglah kami menerima rahmat-Mu dengan hati terbuka – supaya berkembang dalam kesucian seperti Bunda Maria – Bunda dan teladan kami – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin

Nyanyian : pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan : Luk 1:26-28 ( dibaca paling sedikit dua kali, perlahan )
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nasaret kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud. Nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata, “Salam, hai engkau yang dikarunai.”
Renungan singkat
Maria penuh rahmat. Rahmat itu bersumber pada Allah, diberi dengan Cuma-Cuma dan limpah kepada setiap orang. Rahmat Tuhan perlu diterima dan ditanggapi, barulah akan berbuah. Rahmat Tuhan tidak sia-sia dalam diri Maria. Ia mengakui “Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar padaku….” Juga: “Rahmat-Nya turun temurun atas orang yang takut akan Dia” (Luk 1:49-50). Saya dan setiap orang yang saya jumpai adalah orang yang dikaruniai. Menyadari itu membuatku bersyukur …. Dan tumbuh hasratku untuk mengembangkannya. Betapa indah jika aku dapat menolong orang lain menyadari dan mengembangkan karunia Tuhan baginya. Dunia akan makin baik dan berkenan kepada Tuhan.
Hening sejenak untuk mengulang dalam hati kata-kata “Salam Maria, Penuh rahmat”.
Doa Rosario atau satu perpuluhan
Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat:
Bersyukur atas karunia Tuhan dan berusaha untuk selalu menyenangkan hati Tuhan.

Hari Ketiga
                                                TUHAN SERTAMU
Pengantar
Tuhan beserta Maria dan Maria pun beserta Tuhan. Maka penyertaan Tuhan menjadi sungguh nyata dalam hidup Maria, sehingga  “Segala keturunan menyebut aku berbahagia.” (Luk 1:48)

Tanda Salib dan Salam
P :        Dalam nama Bapa ….
            Semoga Tuhan beserta kita dan kita beserta Tuhan,
U :        Sekarang dan Selma-lamanya.
Doa pembukaan (bersama-sama)
Ya Allah yang maha setia – Engkau selalu menyertai manusia dalam ziarah hidupnya. – Dalam suka maupun duka – tak pernah Engkau meninggalkan kami – Tolonglah kami, Tuhan, - untuk setia kepada-Mu seperti Bunda Maria – agar kehadiran-Mu menjadi nyata dalam hidup kami – dan dunia menjadi lebih baik. – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.
Nyanyian : Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan : Luk 1:26-28 (dibaca paling sedikit dua kali, perlahan)
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nasaret kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud. Nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata, “Salam, hai engkau yang dikarunai. Tuhan menyertai engkau.”
Renungan singkat
Dalam perjalanan panjang melalui padang gurun menuju tanah yang dijanjikan, Allah menyatakan kehadiran-Nya dalam awan di waktu siang dan tiang api di waktu malam. Kehadiran Tuhan melindungi, menunjukkan arah dan tujuan. Kalau mereka mau mendengar, rencana Allah terlaksana dan mereka selamat. Maria digambarkan sebagai orang yang mendengarkan firman Tuhan dan memeliharanya. Maka ia sungguh bahagia (Luk 11:28). Tuhan selalu menyertai kita: dalam sabda yang bisa kit abaca setiap waktu, dalam sakramen yang bisa kita terima setiap hari, dalam sesame manusia, terlebih saudara-saudara Yesus yang paling hina, dalam setiap peristiwa yang kita alami. Tuhan beserta kita. Apakah kita beserta Tuhan?
Hening sejenak untuk mengulang dalam hati kata-kata “Tuhan sertamu”.
Doa Rosario atau satu perpuluhan
Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat:
Bersama orang lain berjalan dengan Tuhan.


Hari Keempat
                                    TERPUJILAH ENGKAU DI ANTARA WANITA
Pengantar
Elisabet melihat keindahan dan kekudusan yang terpancar dari Maria. Dengan spontan ia memuji Maria, saudaranya. Kata-kata Elisabet menghibur dan meneguhkan Maria dalam panggilannya, sehingga ia menyanyi bagi Tuhan.
Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik.
U:         Kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.
Doa pembukaan (bersama-sama)
Ya Allah Bapa kami – setiap makhluk ciptaan-Mu memancarkan keindahan-Mu – Kami sering buta terhadap kebaikan yang ada pada sesame kami. – Malah yang jelek cepat kami lihat dan kami jadikan bahan pembicaraan. – Bukalah mata hati kami untuk melihat keindahan dan kebaikan dalam sesame. – Bukalah mulut kami untuk mengungkapkan kebaikan yang kami lihat itu. – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.
Nyanyian : Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan : Luk 1:41-42 (dibaca paling sedikit dua kali, perlahan)
Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring,”Diberkatilah engkau di antara semua perempuan…”
Renungan singkat
Maria mendapat kehormatan menjadi Bunda Penebus. Tapi itu tidak menjadikan dia somong. Begitu mendengar Elisabet saudaranya hamil di hari tua, Maria bergegas menempuh perjalanan panjang untuk melayaninya. Elisabet penuh Roh Kudus. Ia bebas dari prasangka buruk dan rasa iri. Dengan tulus ia memuji Maria. Kita gampang dan cepat mencela orang. Jarang memberi pujian. Takut nanti ia jadi somong. Tapi alas an sebenarnya malas, tak peduli atau iri hari. Padahal kita sendiri sudah mengalami bahwa pujian tidak menjadikan kita sombong. Malah menghibur, membuat lebih percaya diri, dan mau lebih berusaha lagi.
Hening sejenak untuk mengulang dalam hati kata-kata “Terpujilah engkau diantara wanita”.
Doa Rosario atau satu perpuluhan

Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat:
Meneguhkan sesame dengan mengatakan kebaikan yang kita lihat padanya dan bicara baik tentang orang lain.

Hari kelima
                                   
DAN TERPUJILAN BUAH TUBUHMU YESUS

Pengantar
Perjumpaan Maria dan elisabet adalah perjumpaan dua calon ibu dan dua bakal anak. Sungguh indah perjumpaan orang-orang yang saling menyayangi dan saling menghargai.

Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Pujilah Tuhan, sebab nama-Nya tinggi luhur,
U:         Keagungan-Nya mengatasi langit dan bumi.

Doa pembukaan (bersama-sama)
Allah, Bapa sekalian orang – Engkau menciptakan manusia dan membuatnya tumbuh di rahim ibu. – Kehidupan itu suci sebab berasal daripada-Mu. – Bapa, sekarang ini hidup manusia makin dilecehkan. – Jutaan bayi yang belum lahir dibunuh dengan keji. – Tanpa rasa bersalah ibu-ibu melakukan aborsi. – Pembunuhan terhadap anak-anak tak bersalah – mengundangkutuk atas bumi ini – Ampunilah dosa-dosa kami, ya Bapa – Ajarlah kami mencintai dan menghargai kehidupan. – Oleh Kristus Tuhan yang menjadi manusia sperti kami. Amin
Nyanyian : Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan : Luk 1:41-42 (dibaca paling sedikit dua kali, perlahan)
Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring,”Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu”.
Renungan singkat
Elisabet penuh dnegan Roh Kudus. Maka ia melihat hidup ini dengan mata iman. Ia mengenali Maria sebagai wanita yang terpuji, dan anak dalam kandungannya sebagai Anak Allah yang Mahatinggi. Ia penuh rasa kagum dan syukur karena Tuhan berkenan mengunjungi dia. Hidup itu kudus, milik Allah, dianugerahkan kepada kita. Tidak ada anak yang haram. Yang haram adalah perbuatan orangtua yang mengadakan hubungan di luar perkawinan. Ibu Teresa dari Kalkuta tahu menghargai dan menghormati hidup manusia, apa pun bangsa, status social atau agamanya.

Doa Rosario atau satu perpuluhan
Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat:
Menanamkan pada diri sendiri dan orang lain hormat dan cinta pada kehidupan, terlebih kehidupan yang sedang tumbuh dalam rahim dan anak-anak.

Hari Keenam
                                    SANTA MARIA BUNDA ALLAH
Pengantar
Gereja mengenal sedertan panjang “Santo/Santa” resmi. Maria disebut “Ratu para kudus”. Selain itu tak terhitung Santo/Santa yang tidak resmi. Menjadi kudus bukan sesuatu yang luar biasa, melainkan panggilan kita semua: “Kuduslah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus.” (Im 19:2)
Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam.
U:         Seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya.

Doa pembukaan (bersama-sama)

Allah yang maha kudus, Engkau mengundang kami – mengambil bagian dalam hidup-Mu dan menjadi kudus. – Engkau meberi kami segala yang kami butuhkan untuk mencapainya. – Kami bersyukur Engkau anugerahkan Firman Kehidupan kepada kami. – Tolonglah kami selalu menomor satukan DIkau dalam hidup kami – dan mengasihi sesame seperti diri kami sendiri. – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.
Nyanyian Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.
Bacaan Luk 1:35 dan 38 ( dibaca paling sedikit tiga kali, perlahan )
Jawab malaikat itu kepada Maria, ”Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah, Yang Mahatinggi akan menaungi engkau. Sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.”….. Kata Maria, “Sesungguhnya, aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”


Renungan singkat
Seorang ibu yang terkagum-kagum pada yesus berkata, “Sungguh bahagia ibu yang melahirkan dan menyusui engkau.” Kata Yesus, “Yang berbahagia adalah orang yang mendengarkan firman Allah dan memeliharanya.” (Bdk Luk 11:27-28). Kita tidak bisa menjadi ibu Yesus secara fisik. Tapi kita semua bisa menjadi ayah, ibu, saudara, atau saudari dari anak-anak dan orangorang yang miskin, menderita, terlantar, kesepian. Di dalam diri merekalah kita dapat menemukan Yesus. Bukankah Ia telah berfirman, “Apa yang kamu lakukan untuk saudara-Ku yang paling hina, kulakukan untuk Aku.” (bdk Mat 25:40)
Hening sejenak mengulang-ulang dalam hati, ”Santa Maria, Bunda Allah.”
Doa Rosario atau satu perpuluhan
Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.
Niat
Menjadi kudus dengan menomorsatukan Tuhan dan menjadi sesama bagi sesama.

Hari ketujuh

                        DOAKANLAH KAMI ORANG BERDOSA INI

Pengantar
Kita bisa berdoa langsung kepada Tuhan. Untuk apa melalui Maria? Anak sering minta ibu menyampaikan keinginannya kepada ayah. Tentu ia bisa minta sendiri. Tapi ia tahu ayah saying pada ibu, dans enang mengabulkan permintaan ibu.

Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Rasakanlah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan.
U:         Berbahagilah orang yang berlindung pada-Nya.

Doa pembukaan (bersama-sama)
Ya Bapa yang maha baik, - kami ornag berdosa yang tak pantas menghadap takhta-Mu – Namun Engkau memberi Maria menjadi ibu Yesus dan ibu kami. – Engkau berkenan mendengar doa-doanya. – Kami percaya Bunda Maria selalu berdoa untuk kami. – Maka sudilah mengampuni segala dosa kami – demi Yesus yang telah menebus kami dengan darah-Nya – dan dengan perantaraan Bunda-Nya. Amin.

Nyanyian : pilih yang sesuai, satu atau dua bait.

Bacaan Yoh 2:3-5 (dibaca paling sedikit tiga kali, perlahan)
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya, “Mereka kehabisan anggur.” Kata Yesus kepadanya, “Mau apakah engkau daripada-Ku, ibu? Saatku belum tiba.” Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan. “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu.”
Renungan singkat
Dalam pesta perkawinan itu mereka kehabisan anggur. Sangat memalukan! Tentu hal itu tidak diumumkan. Tapi Maria tahu. Tidak terpikir oleh siapa pun untuk minta kapada Yesus. Maria tahu siapa yang bisa menolong. Ia yakin Putranya akan bertindak. Maka disiapkannya para pelayan untuk melaksanakan perintah-Nya. Begitu besar pengaruh iman, harapan dan cinta Bunda Maria, sehingga terjadilah apa yang tidak bisa dibayangkan oleh siapapun. Kita orang berdosa sering kehabisan akal, tidak lagi melihat jalan. Syukur ada Bunda yang mendoakan kita. Dunia kita sudah hancur kerantakan, penuh iri, dendam, kebencian, kejahatan, terror. Mari berdoa: “Maria, Ratu Damai, doakanlah kami orang berdosa!”

Hening sejenak: ulangi dalam hati, “Ratu Damai, doakanlah kami ornag berdosa.”

Doa Rosario: atau satu perpuluhan.

Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.

Niat
Mohon perantaraan Bunda untuk menyadari dosa-dosaku dan memperoleh tobat sejati. Meneria Sakramen Tobat.


Hari Kedelapan

                                                SEKARANG

Pengantar
Kita hidup di dalam waktu: dulu, sekarang, dan yang akan dating. Pikirkan kita terus menerus berpindah dari dulu ke masa yang akan dating. Padahal yang dulu sudah lewat, yang akan dating belum pasti. Yang ada pada kita hanya saat sekarang.

Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Aku hendak memuliakan Tuhan selama aku hidup,
U:         dan bernyanyi bagi Allahku selagi aku ada.

Doa pembukaan (bersama-sama)
Ya Bapa, Engkau .- Terima kasih atas anugerah kehidupan – Terima kasih untuk saat ini, , milik kami satu-satunya. – Tolonglah kami, ya Bapa, untuk menghayati saat kini – sepenuh-penuhnya bagi kemuliaan-Mu. – Kami tak mau menunggu atau menunda untuk berbalik kepada-Mu – untuk berbuat baik kepada sesame – saat ini,kuduskanlah bagi-Mu – dengan perantaraan Yesus. Amin.

Nyanyian: Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.

Bacaan : Yoh 2:1-3 (dibaca paling sedikit tiga kali, perlahan)
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ. Yesus dan murid-muridNya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya, ”Mereka kehabisan anggur.”


Renungan singkat
Maria hadir dalam pesta itu dengan perhatian seorang ibu. Ia tahu apa yang terjadi karena hidup dalam ‘saat sekarang’. Waktu mereka mulai kekurangan anggur, ia tahu dan segera bertindak. Kita pasti ingat kisah Uskup Nguyen Van Thuan dari Vietnam. Ketika dipenjarakan oleh kimunis. Ia mulai memikirkan saat ‘sekarang’. Sejak itu ia berusaha untuk menghayati setiap ‘saat sekarang’ dan mengisinya dengan kasih yang sepenuh-penuhnya. Hidupnya yang sangat monoton dalam penjara menjadi penuh arti. Bunda Maria, doakanlah saya sekarang …… Apa yang bisa saya buat sekarang?

Hening sejenak ulangi dalam hati kata: “Sekarang…”

Doa Rosario atau satu perpuluhan

Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.

Niat
Mulai sekarang dengan bantuan Maria saya mau mengisi setiap momen hidupku dengan kasih sepenuh-penuhnya.


Hari Kesembilan

                                    DAN WAKTU KAMI MATI, AMIN

Pengantar
Kita semua tahu bahwa suatu saat kita akan mati. Tapi kita tidak suka memikirkannya. Kematian menakutkan, harus dihadapi sendirian. Syukur Bunda akan hadir dan mendoakan kita di saat ajal. Itu memberi kepastian dan ketentraman.

Tanda Salib dan Salam
P:         Dalam nama Bapa ….
            Tuhan menebus hidup kita dari lubang kubur,
U:         Ia memahkotai kita dengan kasih setia dan rahmat.

Doa pembukaan
Ya Bapa, pangkal dan tujuan hidup kami para kudus merindukan kematian sebagai persatuan kekal dengan Dikau. – Kami orang berdosa merasa takut menghadapi pengadilan-Mu. Tapi kami mempunyai pengantara,  Putra-Mu Penebus kami, - dan seorang pendoa, Maria Bunda Yesus dan Bunda kami. Bapa, kasihanilah kami. – Oleh Kristus Tuhan kami. Amin.

Nyanyian: Pilih yang sesuai, satu atau dua bait.

Bacaan: Yoh 19:25-27 (dibaca paling sedikit dua kali, perlahan)
Dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, istri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di samping-Nya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya, “Ibu, inilah anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya, “Inilah ibumu!”



Renungan singkat
Tiap kali kita layat, muncul pikiran, “Nanti tiba giliranku. Hanya, aku tidak tahu kapan.” ….. Kematian dating sebagai pencuri di waktu malam. Ia tidak bikin perjanjian lebuh dulu. Banyak orang mati tua. Tapi tidak sedikit yang mati muda. “Doakanlah kami …. Pada waktu kami mati,” berarti, “Doakanlah kami … supaya maut tidak dating tiba-tiba di saat saya dalam keadaan dosa, miskin cinta, jauh dari Tuhan….”
Ada seorang kudus yang memberi nasihat ini, “Ucapkanlah setiap kata seolah itu katamu yang terakhir sebelum menghadap Allah.” Jika demikian, alangkah indahnya hidup kita sekalian. Tak ada yang memfitnah, menipu, korupsi. Dunia indah dan damai….

Hening sejenak untuk mengulang dalam hati kata-kata: “Inilah ibumu!”

Doa Rosario atau satu perpuluhan.

Penutup
Sebuah nyanyian yang sesuai atau doa syukur spontan.

Niat
Berkata-kata seolah itu bicaraku yang terakhir, berbuat seolah itu perbuatanku yang terakhir.

Minggu, 01 Mei 2011

ROSARIO ROH KUDUS

Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.
Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.
Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya .....), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.
Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.
Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:

Tanda Salib
Dalam (demi) nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin 

Doa Tobat
Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)

Datanglah Roh Pencipta
Datanglah hai Roh Pencipta
kunjungilah jiwa kami semua
penuhilah dengan rahmat-Mu
hati kami ciptaan-Mu.
Gelar-Mu ialah penghibur
rahmat Allah yang mahaluhur
Sumber Hidup, Api Kasih
dan Pengurapan Ilahi.
Engkaulah sumber sapta karunia
jemari tangan Sang Ilahi.
Engkaulah janji sejati Allah Bapa
yang mempergandakan bahasa.
Terangilah akal budi,
curahkan cinta di setiap hati.
Segala kelemahan kami
semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan.
Jauhkanlah semua musuh segera,
anugrahkanlah kedamaian jiwa,
dengan Engkau sebagai penuntun kami
kejahatan tak'kan mempengaruhi.
Perkenalkanlah kami kepada Bapa
ajarilah agar mengakui Putra
serta Engkau, Roh dari Keduanya
yang kami imani dan puji selamanya.
Segala kemuliaan bagi Allah Bapa
dan bagi Sang Putra
yang telah bangkit dari mati
serta bagi-Mu Roh Kudus pula
sepanjang segala abad.
Amin

Misteri Pertama:"Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria." (Renungan Luk1:35 )

Ujud khusus:
Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.
Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)


Misteri Kedua:"Roh Allah turun atas Yesus." (Renungan Mat3:16 )

Ujud khusus:
Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.
Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

Misteri Ketiga:"Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai." (Renungan Luk4:1-2)

Ujud khusus:
Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.
Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

Misteri Keempat:"Peranan Roh Kudus dalam Gereja." (Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 )

Ujud khusus:
Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.
Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

Misteri Kelima:"Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman." (Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 )

Ujud khusus:
Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.
Renungan dan doa pribadi ...
Bapa Kami ...
Salam Maria ...
Kemuliaan ... (7x)

Tanda Salib Penutup
 
Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber http://www.imankatolik.or.id

NOVENA KEPADA HATI KUDUS YESUS

NOVENA KEPADA HATI KUDUS YESUS
(novena ini dilakukan 9 hari berturut-turut pada jam-jam yang sama)
Ya Yesus, Engkau berkata: "Mintalah maka akan diberkan kepadamu, carilah maka kamu akan mendapat; ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu." Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci aku memanggil Engkau, aku mencari dan memohon kepada-Mu untuk mendengarkan permohonanku ini.
(Sebutkan karunia yang anda minta)
Ya Yesus, Engkau berkata: "Apa saya yang kau minta kepada Bapa-Ku dengan nama-Ku. Dia akan memberikannya kepadamu." Aku memohon dengan rendah hati dan penuh kepercayaan dari Bapa Surgawi dalam nama-Mu, dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci, untuk mengabulkan permohonanku ini.
(Sebutkan permohonan anda)
Ya Yesus, Engkau berkata: "Langit dan bumi akan musnah, tetapi Sabda-Ku tidak akan musnah." Dengan perantaraan Maria Bunda-Mu tersuci aku percaya bahwa permohonanku akan dikabulkan
(Sebutkan permohonan anda)
Yesusku, Tuhan jiwaku, Engkau berjanji bahwa Hati Kudus-Mu akan menjadi laut kerahiman bagi orang-orang yang berharap pada-Mu, aku sungguh percaya bahwa Engkau akan mengabulkan apa yang aku minta, walaupun itu memerlukan mukjizat. Pada siapa aku akan mengetuk kalau bukan pada hati-Mu. Terberkatilah mereka yang berharap pada-Mu.
Ya Yesus, aku mempersembahkan kepada Hati-Mu
(penyakit ini, jiwa ini, permohonan ini). Pandanglah dan buatlah apa yang hati-Mu kehendaki.
Ya Yesus, aku berharap pada-Mu dan percaya, kepada-Mu aku mempersembahkan diriku, di dalam Engkau aku merasa aman. (1x Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan)
Hati Kudus Yesus, aku berharap pada-Mu
(Ulangi 10x dengan penuh semangat)
Ya Yesus yang baik, Engkau berkata: "Jika engkau hendak menyenangkan Daku, percayalah kepada-Ku. Jika engkau hendak lebih menyenangkan Daku, berharaplah pada-Ku selalu." Padamu Tuhan, aku berharap, agar aku tidak binasa selamanya. Amin.
DOA KEPADA HATI KUDUS YESUS
Ya Tuhan, aku berdoa, agar di rumahku ada damai, ketenangan dan kesejahteraan di dalam naungan-Mu. Berkatilah dan lindungilah usahaku, pekerjaanku, dan semua yang Kauserahkan kepadaku, segala keinginanku. Usirlah nafsu dari dalam hatiku, rencana palsu dan pikiran jahat. Tuangkanlah di dalam hatiku, cinta kepada sesama dan anugerahkanlah kepadaku semangat penyerahan yang teguh, teristimewa pada saat kemalangan, agar supaya aku bangun dari kebimbangan. Ya Tuhan, bimbinglah dan lindungilah hidupku dari bahaya-bahaya dan ketidaktentuan dunia. Jangan lupa, ya Yesusku, orang-orang yang kukasihi, baik yang masih hidiup maupun yang sudah meninggal, yang menyebabkan kesedihan kami. Tetapi kami dihibur oleh ketaatan mereka waktu mereka masih hidup, sehingga Engkau tidak menyerahkan mereka kepada maut. Kasihanilah mereka Tuhan, dan bawalah mereka kepada kemuliaan surgawi. Amin.

NOVENA TIGA SALAM MARIA

NOVENA TIGA SALAM MARIA
Bunda Maria, Perawan yang berkuasa, bagimu tidak ada sesuatu yang tak mungkin, karena kuasa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepadamu. Dengan sangat aku mohon pertolonganmu dalma kesulitanku ini, janganlah hendaknya engkau meninggalkan aku, sebab aku yakin engkau pasti dapat menolong, meski dalam perkara yang sulit, yang sudah tidak ada harapannya, engkau tetap menjadi pengantara bagi Puteramu.
Baik keluhuran Tuhan, penghormatanku kepadamu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah seandainya engkau sudi mengabulkan segala permohonanku ini. Karenanya, kalau permohonanku ini benar-benar sesuai dengan kehendak Puteramu, dengan sangat aku moho, o Bunda, sudilah meneruskan segala permohonanku ini ke hadirat Puteramu, yang pasti tak akan menolakmu.
Pengharapanku yang besar ini, berdasarkan atas kuasa yang tak terbatas yang dianugerahkan oleh Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormati besarnya kuasamu itu, aku berdoa bersama dengan St.Mechtildis yang kau bertahukan tentang kebaikan doa "Tiga Salam Maria", yang sangat besar manfaatnya itu.
(Salam Maria........3x)
Perawan Suci yang disebut Tahta Kebijaksanaan, karena Sabda Allah tinggal padamu, engkau dianugerahi pengetahuan Ilahi yang tak terhingga oleh Puteramu, sebagai makhluk yang paling sempurna untuk dapat menerimanya.
Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapin ini, betapa besar pengharapanku akan pertolonganmu. Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur dengan segala kesanggupan dan kebaikan budi, demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda dapat menolong dengan segala cara yang paling tepat untuk terkabulnya permohonanku ini.
O Maria, Bunda Kebijaksanaan Ilahi, sudilah kiranya Bunda berkenan mengabulkan permohonanku yang mendesak ini. Aku memohon berdasarkan atas kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan oleh Puteramu melalui Sabda Ilahi kepadamu.
Bersama dengan St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Porto Mauritio, yang rajin mewartakan tentang devosi "Tiga Salam Maria" aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya itu
(Salam Maria........3x)
O Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda Kerahiman Sejati yang akhir-akhir ini disebut sebagai "Bunda yang penuh belas kasih", aku datang padamu, memohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku. Makin besar kepapaanku, makin besar pula belas kasihmu kepadaku.
Aku tahu, bahwa aku tidak pantas mendapat karunia itu. Sebab seringkali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Puteramu yang kudus itu. Betapapun besarnya kesalahanku, namun aku sangat menyesal telah melukai Hati Kudus Yesus dan hatikudusmu.
Engkau memperkenalkan diri sebagai "Bunda para pendosa yang bertobat" kepada St. Brigita, maka ampunilah kiranya segala kurang rasa terima kasihku padamu. Ingatlah akan keluhuran Puteramu saja serta kerahiman dan kebaikan hatimu yang terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini melalui perantaraan Puteramu.
O Bunda, Perawan yang penuh kebaikan serta lembut dan manis, belum pernah ada orang yang datang padamu dan memohon pertolongamu engkau biarkan begitu saja. Atas kerahiman dan kebaikanmu, aku berharap dengan sangat, agar aku dianugerahi Roh Kudus. Dan demi keluhuranmu, bersama St. Alfonsus Ligouri, rasul kerahimanmu serta pengajar devosi "Tiga Salam Maria", aku berdoa untuk menghormati kerahimanmu dan kebaikanmu.
(Salam Maria........3x)

Catatan Tambahan
  • Sebaiknya ditambahkan doa: "Bunda Maria, Bunda yang baik dan murah hati, jauhkanlah (diriku, dia, kami) dari dosa berat"
  • Jika permohonan anda mengenai perkara besar dan penting, hendaklah melakukan novena ini tiga kali berturut-turut
  • Berjanjilah pada Bunda Maria:
    • Setiap pagi dan sore setia berdoa "Salam Maria"
    • Mengumumkannya kalau permohonan anda itu telah dikabulkan, sebagai tanda terima kasih dan penghormatan kepada Bunda Maria yang tersuci.

Doa Rosario untuk Para Imam

Dalam rangka Tahun Imam yang dicanangkan antara 19 Juni 2009 s/d 19 Juni 2010, berikut ini adalah doa rosario untuk mendoakan para imam, yang dikarang oleh almarhum John J. Cardinal Carberry, dari St. Louis, Amerika Serikat. Pada waktu beliau menyusun doa ini belum ada renungan Peristiwa Terang.
Untuk menuju peristiwa tertentu atau doa penutup silakan klik:
- Peristiwa-Peristiwa Gembira - Peristiwa-Peristiwa Sedih - Peristiwa-Peristiwa Mulia - Doa Penutup


1. Maria menerima kabar gembira
Malaikat Gabriel memberitakan kabar gembira kepada Perawan Maria, bahwa ia akan menjadi Bunda Allah, Sang Sabda yang menjadi manusia. Untuk berabad-abad sesudahnya, Yesus akan menjadi daging di dalam setiap perayaan Ekaristi untuk menjadi santapan rohani bagi kita di dalam kesatuan yang erat dengan Dia.
Doa:
Kami berdoa untuk para imam, yang setiap hari, melalui perkataan konsekrasi dalam Misa Kudus dan melalui Komuni Kudus, memberikan kepada kami Tubuh dan Darah Kristus. Kami berdoa untuk semua orang yang akan menjadi imam di masa mendatang, yang sekarang masih berada di dalam rahim ibu mereka. Agar mereka diselamatkan dari gangguan fisik dan spiritual, dan dapat mencapai Pentahbisan seperti yang Tuhan rencanakan. Kami berdoa untuk para imam di generasi mendatang. Kami berdoa agar semua imam menghargai karunia hidup selibat.
2. Maria mengunjungi Elisabeth saudaranya
Maria mengunjungi saudara sepupunya, Elisabeth, yang mengenali Maria sebagai tabernakel yang hidup bagi Allah yang Ilahi.
Doa:
Kami berdoa terutama bagi para imam yang membawa Komuni kudus kepada para orang sakit, mereka yang tidak dapat berjalan, dan Viaticum (komuni terakhir) kepada orang-orang yang mendekati ajal. Kami berdoa untuk semua imam yang melayani orang-orang sakit agar para imam tersebut dapat memberi penghiburan, nasehat dan menguatkan mereka yang menderita.
3. Yesus dilahirkan di kandang Betlehem
Yesus dilahirkan di Betlehem. Para malaikat mengumumkan kelahiran-Nya, para majus dan gembala datang dan menyembah-Nya.
Doa:
Kami berdoa agar semua calon imam bertumbuh di dalam pengetahuan dan kasih akan Allah, agar dapat menjadi para imam yang kudus. Kami berdoa terutama untuk mereka yang segera akan ditahbiskan, agar mereka tetap setia sepanjang hidup mereka terhadap hak istimewa untuk “menjadi Kristus”-in persona Christi-yang hadir di tengah kami. Kami berdoa agar semua orang dapat menghargai Perayaan Ekaristi dan Imamat kudus sebagai karunia Tuhan yang terbesar. Kami berdoa agar setiap imam dapat menganggap dirinya, sebagai anggota Keluarga Kudus, seorang putera sejati dari Bunda Maria dan St. Yosef dan saudara dari Kristus, Sang Imam Agung.

4. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
Bunda Maria dan St, Yosef, dengan ketaatan kepada hukum Taurat membawa Yesus ke Bait Allah, untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Simeon bersyukur kepada Allah yang menyatakan Sang Mesias, kepadanya sebelum ia wafat.
Doa:
Kami berterima kasih kepada Tuhan untuk semua imam yang seperti Simeon, telah bertahun-tahun memberikan pelayanan kepada kami, umat Allah. Kami berdoa agar mereka dapat menerima penghargaan dari Tuhan atas kemurahan hati mereka dan kerelaan mereka berkorban. Kami juga berdoa untuk semua imam yang hatinya dipenuhi perasaan kesepian, depresi, dan ditolak oleh orang lain.
5. Yesus diketemukan di Bait Allah
Yesus diketemukan di antara para guru di bait Allah, Dia kembali ke rumah dan taat kepada Bunda Maria dan St. Yosef.
Doa:
Kami berdoa agar para imam akan selalu ditemukan berada dalam pengurusan perkara-perkara Allah, dan akan selalu taat kepada pengajaran Magisterium Gereja, Bapa Paus dan para uskup dalam persekutuan dengan beliau. Kami berdoa untuk semua imam muda agar kasih dan dedikasi yang mereka alami di tahun-tahun awal Imamat mereka dapat selalu bertumbuh seiring dengan waktu. Kami berdoa untuk semua imam yang mengajar tentang iman Katolik kepada anak-anak, kaum muda maupun orang dewasa.

1. Yesus berdoa di Taman Getsemani
Para rasul tertidur; Yesus menitikkan darah saat merenungkan Kisah sengsara dan kematian-Nya; para malaikat datang menghibur-Nya.
Doa:
Kami berdoa agar semua imam yang menderita dan yang berada di jalan salib ke Golgotha dapat dihibur dengan kehadiran Tuhan; mereka yang telah mengkhianati atau yang menolak imannya karena kelemahan mereka, dapat bertobat dan kembali kepada kehangatan kasih Allah. Kami berdoa agar semua imam dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah, seperti yang selalu dilakukan oleh Yesus.
2. Yesus didera
Yesus didera dengan kejam dan dipukuli oleh para prajurit.
Doa:
Kami berdoa untuk para imam yang dianiaya baik secara fisik maupun mental, mereka yang dipenjarakan atau yang dilarang untuk mempersembahkan Misa kudus atau menerima Komuni kudus. Kami berdoa untuk para imam yang hidup bi bawah tekanan pemerintahan Komunis.
3. Yesus dimahkotai duri
Yesus diolok-olok sebagai raja dan kepala-Nya yang mulia ditembusi oleh duri-duri yang tajam.
Doa:
Kami berdoa untuk para imam yang menderita karena mempertahankan pengajaran Katolik yang otentik. Kami berdoa agar para Uskup akan selalu mempertahankan kebenaran ajaran-ajaran Gereja Katolik dan menolak godaan-godaan untuk meng-kompromi-kan doktrin dalam menghadapi tekanan-tekanan budaya dan sosial.
4. Yesus memanggul salib-Nya ke Golgotha
Memar, berdarah, dan lelah, Yesus memaksa Diri-Nya untuk memanggul salib-Nya ke bukit Golgotha.
Doa:
Kami berdoa untuk semua imam yang sedang memanggul salib yang berat; mereka yang lemah, sendirian, atau yang sedang terjatuh dari keadaan rahmat Tuhan, karena sesuatu hal. Kami berdoa untuk Bapa Paus, yang mungkin menanggung salib yang terberat; dengan adanya penganiayaan dan upaya menghapuskan Gereja, baik yang terjadi di dalam maupun di luar Gereja.
5. Yesus wafat di salib
Yesus menumpahkan titik darah-Nya yang terakhir untuk membebaskan kita dari dosa dan maut.
Doa:
Kami berdoa untuk semua imam yang sedang menghadapi ajal dan yang akan meninggal hari ini. Kami berdoa untuk mereka yang haus akan keselamatan jiwa-jiwa. Kami berdoa agar pengorbanan yang mereka lakukan akan menyempurnakan rencana Allah untuk keselamatan seluruh dunia. Kami berdoa agar para imam membawa Bunda Maria ke dalam hati mereka, seperti Rasul Yohanes, salah seorang imam pertama, yang telah membawa Bunda Maria ke dalam rumahnya, dan menjadikannya sebagai ibunya.

1. Yesus bangkit dari mati
Yesus bangkit dari antara orang-orang mati dan menampakkan diri kepada para rasul.
Doa:
Seringkali, para imam dapat menderita, tertekan dan berputus asa ketika melihat hasil yang sangat sedikit dari jerih payah mereka. Kami berdoa agar para imam akan mengingat bahwa salib selalu diikuti oleh kebangkitan; kegelapan selalu diikuti oleh terang. Kami berdoa agar semua imam dapat mengambil bagian dalam suka cita kebangkitan Kristus.
2. Yesus naik ke surga
Yesus memerintahkan para rasul-Nya dan kembali kepada Bapa-Nya di surga.
Doa:
Kami berdoa agar para imam dapat menjalankan tugas mereka untuk mewartakan Kabar Gembira ke seluruh dunia, mengajar dan membaptis jiwa-jiwa yang tak terhitung banyaknya. Kami berdoa untuk para misionaris yang hidup di dalam kemiskinan yang sangat dan dalam kesulitan untuk membawa Injil kepada seluruh bangsa.
3. Roh Kudus turun atas para rasul
Roh Kudus turun ke atas para rasul, yang berkumpul bersama dengan Bunda Maria.
Doa:
Kami berdoa bahwa para imam dapat selalu terbuka kepada karunia Roh Kudus yang menguatkan mereka untuk tugas membawa banyak jiwa kepada Tuhan dan Tuhan kepada jiwa-jiwa. Kami berdoa agar mereka dapat bekerja dengan semangat menyala-nyala untuk menuntun orang-orang kepada pertobatan, terutama mereka yang mengeraskan hatinya. Semoga mereka dapat membawa kasih Allah kepada seluruh dunia.
4. Bunda Maria diangkat ke surga
Bunda Maria diangkat ke surga, tubuh dan jiwa. Ketika di dunia, ia mengasihi dan mendoakan para rasul, yaitu para imam pertama.
Doa:
Kami berdoa agar para imam dapat mengasihi Bunda Maria dan menemukan di dalamnya kasih dan penghiburan dari seorang ibu, pendoa syafaat yang terbesar di antara semua Orang Kudus; dan tempat perlindungan yang pasti terhadap gangguan Iblis dan para pengikutnya yang ingin menghancurkan imam dan Imamatnya yang kudus.
5. Bunda Maria dimahkotai di surga
Bunda Maria dimahkotai di surga sebagai Ratu Surga dan bumi. Ia diberi penghargaan oleh Tuhan karena kesetiaannya kepada Tuhan.
Doa:
Kami berdoa agar Bunda Maria, Ratu para imam, menjadi teladan dalam hal iman dan suka cita, di mana sebuah mahkota, yang dihiasi dengan sejumlah jiwa yang telah dipercayakan kepadanya pada hari Pentahbisannya, akan menjadi penghargaan mereka untuk pelayanan yang setia dan penuh kasih.

Doa untuk Para Imam:
O Yesus, Imam Agung kami, dengarkanlah doaku yang sederhana ini, yang kunaikkan demi para imam-Mu. Berikanlah kepada mereka iman yang dalam, pengharapan yang nyata dan teguh, dan kasih yang menyala-nyala, yang terus bertumbuh di sepanjang waktu kehidupan Imamat mereka.
Di dalam kesepian, hiburlah mereka. Di dalam kesedihan, kuatkanlah mereka. Di dalam keputusasaan, tunjukkanlah kepada mereka bahwa melalui penderitaan-lah jiwa dimurnikan, dan tunjukkanlah kepada mereka bahwa mereka sangat diperlukan oleh Gereja. Mereka sangat dibutuhkan oleh jiwa-jiwa, mereka sangat dibutuhkan untuk kelangsungan rencana keselamatan.
O, Bunda Maria yang penuh kasih, Bunda para imam, bawalah ke hati-Mu para puteramu yang dekat denganmu oleh karena Pentahbisan, dan oleh karena kuasa yang diberikan kepada mereka untuk melanjutkan karya Kristus. Jadilah bagi mereka suka cita, kekuatan, dan secara khusus, bantulah mereka untuk hidup dan mempertahankan kesempurnaan kehidupan selibat yang dikuduskan Allah.
Amin.


Sumber: "Doa Rosario untuk Para Imam"

Dikutip dari katolisitas.org